Tahukah Anda Pengaruh Hedonisme Bagi Para Remaja?

Tahukah Anda Pengaruh Hedonisme Bagi Para Remaja?

Apakah Anda tahu apa itu hedonisme? Kata ini diambil dari bahasa Yunani atau yang lebih sering disebut “hedonismos” yang diartikan sebagai kesenangan. Istilah ini bisa juga menjelaskan tentang keinginan manusia untuk memenuhi kuantitas kesenangannya. Bisa juga seperti anggapan bahwa hidup ini untuk mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan menghindari hal-hal yang membuat tidak bahagia. Selain itu, secara luas dapat juga diartikan sebagai pandangan hidup tentang kesenangan dan kebahagiaan materi sebagai tujuan utama dalam hidupnya.

Tahukah Anda Pengaruh Hedonisme Bagi Para Remaja?

Bagi remaja, hedonisme ini mungkin bisa berupa sesuatu yang negatif mengingat keadaan mental yang belum stabil dan cenderung mencoba-coba sesuatu. Bahkan pelakunya sendiri juga bisa saja tidak menyadari bahwa mereka melakukan kegiatan hedon. Mengingat hedon sangat riskan bagi remaja, bagi para orang tua sebaiknya tahu apa saja pengaruhnya terhadap kehidupan remaja.

Apa pengaruh hedonisme terhadap remaja? Berikut berbagai pengaruhnya, antara lain:

Pergaulan Bebas

Kehidupan hedon tentunya sangat dekat dengan hubungan dengan sembarang orang yang tentunya juga mengejar kesenangan dalam hidupnya. Club malam sangat pasti dikunjungi oleh para remaja hedon ini. Dari pergaulan bebas ini seorang remaja mungkin tidak akan mematuhi lagi apa perkataan orang tua mereka. Sikap acuhnya terhadap norma dan etika sudah menjadi ciri dasar mereka.

Narkoba

Salah satu hal yang menjadi tujuan para remaja hedon adalah narkoba. Kesenangan yang didapat dari pengkonsumsian narkoba membuat mereka menjadi kecenderungan dan bisa melakukan tindak criminal dengan leluasa. Kesenangan narkoba ini mungkin awalnya adalah sebuah bentuk keberanian di hadapan teman, namun karena sifat narkoba yang mampu menjadi candu akan tetap menarik perhatian mereka lagi dan lagi. Sekali seorang remaja mengenalnya, tidak ada jalan untuk menghindarinya. Sebagai orang tua hendaknya mengawasi kegiatan anaknya dengan seksama. Perbuatan anarkis seperti tawuran, diawali dengan pengkonsumsian narkoba.

Individualisme

Pergaulan bebas menyebabkan sifat seorang remaja menjadi acuh dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Sifat egois yang tinggi menyebabkan sosialisasi dengan lingkungan yang kurang, merasa tidak membutuhkan bantuan orang lain, dan merasa bisa mengatasi segala masalahnya sendiri.

Konsumtif

Sifat individualism seorang remaja membuatnya menjadi tidak terkendali dalam hal keuangan. Hal –hal yang dilakukan bersifat pemborosan. Tidak peduli dari mana mendapatkan uang, bahkan rela melakukan hal-hal yang tidak sewajarnya hanya untuk memuaskan keinginan material, seperti mencuri, menjual diri, dan lain-lain.

Segala sifat di atas bisa menjadi ciri-ciri seorang remaja yang hedonisme. Jika salah satu dari ciri di atas Anda temui pada seorang remaja, besar kemungkinan remaja tersebut mengidap masalah hedon. Untuk mengatasinya disarankan agar setiap orang tua mengawasi putera-puterinya dengan teliti, sehingga kemungkinan terjadinya hedon ini tidak akan terjadi. Langkah preventif tentunya lebih efektif dibandingkan dengan langkah represif.

Gaya Hidup Hedonisme dan Konsumtif di Kalangan Remaja

Gaya Hidup Hedonisme dan Konsumtif di Kalangan Remaja

Hedonisme merupakan salah satu ajaran yang menganggap bahwa kesenangan merupakan hal yang sangat penting dan paling utama untuk kehidupan manusia. Memang tidak bisa dipungkiri jika paham hedonisme ini telah banyak dianut oleh pihak-pihak yang lebih mementingkan kesenangan duniawi. Seiring dengan perkembangan zaman hedonisme sudah merambah kesegala pelosok dunia dan salah satunya di Indonesia sendiri. Masyarakat Indonesia perlahan lahan mulai mengikuti aktivitas gaya hidup hedonisme, terutama para orang dewasa dan remaja.

Gaya Hidup Hedonisme dan Konsumtif di Kalangan Remaja

Tentu saja gaya hidup hedonisme yang seperti ini, sangat tidak sesuai dengan tujuan pendidikan nasional bangsa Indonesia, dimana tujuan pendidikan nasional yang telah tercermin dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu berarti bangsa Indonesia bukan menginginkan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang bergaya hidup hedonisme akan tetapi menciptakan masyarakat yang mempunyai nilai spiritual dan kepedulian terhadap sesama.

Namun pada kenyataanya, gaya hidup hedonisme ini sudah mulai merasuk di kehidupan para remaja sekarang, hal itu dapat dilihat melalui perilaku remaja sehari-hari. Gaya hidup yang suka berfoya-foya dan kehidupan yang mewah sudah tidak asing lagi untuk dilakukan para remaja. Masyarakat Indonesia yang memiliki budaya timur, memang sudah seharusnya menerapkan nilai-nilai beserta norma agama maupun sosial dalam kehidupan sehari-hari, tetapi bisa dilihat bahwa banyak remaja yang justru telah terpengaruh oleh gaya hidup yang bertentangan dengan nilai kepribadian bangsa Indonesia. Misalnya seperti para remaja sekarang sudah tidak merasa malu lagi untuk mengumbar kemesrahan di depan publik, bergandengan tangan ataupun berpelukan. Hal lain yang juga sangat mengkhawatirkan yaitu adanya kecanduan free sex atau sek bebas yang dilakukan pada kalangan remaja.

Ada banyak faktor penyebab remaja terpengaruh gaya hidup hedonisme, beberapa faktor diantaranya adalah faktor lingkungan. Kebiasaan hidup, tingkah laku orang tua, teman, ataupun publik figur yang sering muncul di layar televisi sangat berpengaruh terhadap perilaku remaja untuk mengikuti gaya hidup hedonisme. Para orang tua yang enggan mengajarkan nilai-nilai agama, norma maupun nilai sosial masyarakat tentu saja akan menjadikan anak tidak mempunyai pegangan hidup saat mereka berada dimasyarakat. Anak yang tumbuh berkembang cencerung akan mengikuti gaya hidup yang ada di masyarakat, hal ini dapat mengakibatkan terjerumusnya ke dalam gaya hidup hedonisme.

Faktor lain yang juga sangat berpengaruh untuk para remaja adalah buku bacaan dan tontonan. Buku bacaan dan tontonan yang sering digemari secara tidak langsung mampu mencuci otak remaja sehingga para remaja menjadi pribadi yang memegang prinsip hedonisme. Apalagi harus ditambah dengan semakin mudahnya remaja dalam mengakses internet yang berbau hedonisme. Melalui internet remaja bisa melihat gaya kehidupan orang barat yang tentunya sangat bertentangan dengan gaya ketimuran. Oleh sebab itu, sudah seharusnya bagi para orang tua membentengi anak remajanya dengan memberikan perhatian khusus dan mengajarkan nilai-nilai yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia, norma-norma agama serta pintar- pintar dalam membatasi anak remajanya dalam mengakses internet, agar anak tidak terus terjerumus kedalam gaya hidup hedonisme.

Mengenal Gaya Hidup Hedonisme dan Sisi Positif Negatifnya

Mengenal Gaya Hidup Hedonisme dan Sisi Positif Negatifnya

Masyarakat sering kali salah kaprah terhadap gaya hidup hedonisme. Sebenarnya apa itu? Menurut Sarwono Hedonis merupakan konsep diri dimana seseorang menjalani kehidupannya sesuai dengan apa yang ada di angan-angannya. Sedangkan menurut Collins Gems, gaya hidup seperti itu adalah semacam doktrin yang membuat kesenangan diri adalah sesuatu yang penting. Jadi dapat disimpulkan menjadi pandangan hidup dalam bentuk gaya hidup yang berlandaskan kebahagiaan. Kata tersebut berasal dari bahasa yunani yakni hedone atau kesenangan.

Mengenal Gaya Hidup Hedonisme dan Sisi Positif Negatifnya

Faktor penyebab hedonisme

Terdapat beberapa faktor yang memicu hedonisme baik dari internal maupun eksternal.

Faktor internal

Faktor utama yakni dari dalam diri individu. Hal ini sudah menjadi naluri untuk bersenang -senang sebanyak-banyaknya dan bekerja seringan ringannya. Sifat dasar yang menjadi penyebab utama gaya hidup ini adalah kecenderungan untuk bersikap konsumerisme.

Faktor eksternal

Pengaruh dari luar atau eksternal juga membawa pengaruh pada gaya hidup seperti ini. Faktor yang memegang peran paling penting yakni arus informasi dari luar atau globalisasi. Terlebih lagi pengaruh budaya luar negeri.

Ciri-ciri

Ciri-ciri hedonisme yang tumbuh dalam masyarakat nampak sebagai berikut yakni memiliki Tujuan utama hidup yakni kenikmatan dan kesenangan pribadi, Cenderung berperilaku egois, Tidak pernah merasa puas, Konsumtif, dan Cenderung diskrimimatif dan sombong.

Jenis- jenis

Jenis-jenis hedonisme dapat dibedakan menjadi physical hedonism, evaluative hedonism, dan rationalizing hedonism. Physical hedonism yakni naluri manusia secara lahiriah untuk memperoleh kesenangan. Secara naluri manusia memang memiliki sifat menghindari rasa sakit. Sedangkan evaluative hedonism adalah kecenderungan untuk mengejar kesenangan dan menghindari kesengsaraan. Sedangkan rasionalizing hedonism merupakan kecenderungan untuk memperoleh kesenangan dan konsekuensi yang di dapatkan.

Kelebihan kekurangan gaya hidup ini

Selain kekurangan, gaya hidup hedonis juga memiliki kelebihan tersendiri yakni mempunyai motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan, mempunyai etos kerja yang tinggi, memanfaatkan kesempatan yang ada.  Namun masih lebih banyak kekurangan ketimbang kelebihan misalnya sifat egois dan individualisme, melakukan segala cara untuk mencapai tujuan, terkadang merugikan orang lain. Selain itu dampak nyata yang diperoleh dari penerapan gaya hidup ini yakni konsumtif dengan berbelanja barang-barang yang tak terlalu dibutuhkan, sikap individualisme yang semakin mengakar, egois, kecenderungan menjadi pemalas, kurang bertanggung jawab, boros, dan korupsi. Korupsi yang dimaksud bukan hanya korupsi uang tetapi kecenderungan korupsi dalam bentuk hal lain misalnya korupsi waktu dan pekerjaan. Gaya hidup ini memang banyak dipandang negatif. Namun pada beberapa kasus, gaya hidup semacam ini justru membuat seseorang lebih bahagia dan bebas. Orientasi tentang hal ini adalah kesenangan masa kini, namun inilah yang justru membuat kita tenang dan rileks.

Jadi gaya hidup hedonisme tidak seharusnya dipandang sebelah mata, Anda dapat mengambil sisi positif dan menghindari sisi negatif yang dimiliki.

Makna dan Pengertian Hedonisme

Makna dan Pengertian Hedonisme

Hedonisme adalah  suatu pemahaman  bahwa orang akan bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin dengan menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Dalam pandanga lain hedonisme yaitu ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup serta  tindakan manusia.
Makna dan Pengertian Hedonisme
Ciri-ciri hedonisme yaitu  membagi dan mendikotomikan hidup jadi 2, kesusahan dan kesenangan . Dan dalam bentuk halusnya, hedonisme bahkan dapat berupa seseorang yang memunyai sifat kalem . Salah satu cara untuk dapat membedakan semangat hedonisme yaitu dengan  menyemangati untuk diri-sendiri. Apabila semua yang dilakukan yaitu berujung pada sesuatu yang untuk dirinya sendiri, maka unsur hedonisme sudah anda dalah diri sendiri. Paham hedonisme juga merupakan paham yang menolah andanya sangpencipta dan menrima banyak ide sehingga mengaap hidup bahwa  senang dan susah bisa datang secara bergantian , masing-masing ada tujuannya – tidak lepas dari pengetahuan Sang Pencipta -. Oleh sebab itu hedonisme sangat diterima oleh penganut ide ide yangg menolak adanya Sang Pencipta.
Pengertian lain dari hedonisme yaitu  perbuatan yang diantara segenap perbuatan yang dapat dilakukan oleh seseorang akan membawa orang tersebut merasakan kebahagiaan yang sebesar-besarnya. Pada saat itu  hedonisme masih mempunyai arti positif. Didalam perkembangannya, untuk penganut paham ini yaitu mencari kebahagiaan berefek panjang tanpa disertai penderitaan. Mereka menjalani berbagai macam praktik asketis, seperti hidup miskin, puasa, bahkan menjadi pertapa supaya  mencapai kebahagiaan sejati. Banyak yang menggangap bahwa pemahaman tentang hedonisme sering diartikan dengan negative, untuk pemahaman positif yang menghilangkan dalam hedonisme. Oleh sebab itu pemahaman hedonisme yang lebih mengedepankan kebahagiaan dengan mengutamakan kenikmatan diri sendiri.

Untuk itu masih berkenaan dengan hedonisme etis ada 2 gagasan yang patut diperhatikan yaitu
Pertama,kebahagiaan tidak sama dengan jumlah perasaan nikmat dan nyaman . Rasa nikmat dan nyaman selalu berkaitan langsung dengan sebuah pengalaman pada saat  sebuah kecondongan terpenuhi, dengan begitu pengalaman itu selesai,nikmat dan rasa nyaman pun juga akan habis.
Kedua,apabila  kita hanya mengejar nikmat saja,kita tidak akan memperoleh nilai dan pengalaman yang paling mendalam dan dapat membahagiakan. Oleh Karen itu,  pengalaman ini hanya akan menunjukan nilainya apabila diperjuangkan dengan pengorbanan. Contohnya dalam persahabatan dan cinta.Kita tidak akan sanggup menggoreskan kesan mendalam dalam persahabatan dan cinta apabila  pertimbangan yang mendasari hanya sebab kecantikan,ketampanan, kekayaan atau penampilan fisik lainya. Contohnya yaitu sesuatu yang kering,yang hanya terasa pada saat bahagia,tetapi hambar pada saat susah.
Demikin artikel yang dapat kami sampaikan tentang  Makna dan Pengertian Hedonisme yang bisa anda jadikan referensi untuk menambah wawasan dan juha bisa nada bagikan kepada teman maupaun kerabat. Etarima kasih telah berkunjung dan membacanya

Waspadai Munculnya Sifat dan Perilaku Hedonisme dalam Diri

Sebagai manusia biasa tentu saja menginginkan hidup yang bahagia dengan semua kebutuhan hidup yang dijalani setiap harinya selalu terpenuhi dengan baik. Mendapatkan kebahagiaan pastinya merupakan salah satu impian dan juga keinginan dari setiap manusia yang ada di muka bumi ini, yang dimana takaran dari kebahagiaan setiap orang berbeda-beda, yang dimana hal tersebut menjadi salah satu kebutuhan orang yang berbeda-beda. Salah satu sikap dan juga perilaku yang ada dan dimiliki oleh manusia adalah hedonisme, yang dimana sikap atau perilaku tersebut membuat orang tersebut memiliki anggapan bahwa kebahagiaan yang mutlak adalah tujuan utama dari hidup di dunia ini.

Sikap dan juga perilaku yang selalu beranggapan bahwa kebahagiaan dunia merupakan tujuan dari hidup di dunia ini adalah sebuah perilaku yang tidak baik untuk ditiru atau dilakukan oleh Anda, yang nantinya akan membawa dan memberikan dampak yang tidak baik untuk diri Anda sendiri nantinya. Oleh karena itu, sebagai manusia biasa Anda juga harus selalu waspada dan juga berhati-hati di dalam melakukan pergaulan dengan orang lain yang memiliki sikap dan juga perilaku yang tidak baik yang dapat memberikan hasil dan dampak yang tidak baik nantinya.

 Baca Juga: TIPS MENGHINDARI HEDONISME YANG HARUS ANDA KETAHUI

Orang-orang yang memiliki sikap dan juga perilaku seperti hedonisme memiliki sebuah pandangan yang tidak baik untuk ditiru dan dilakukan oleh orang lain, dimana mereka memiliki sebuah pemikiran dan juga anggapan yang selalu berpedoman kepada setiap jenis kebahagiaan yang ada di dunia ini adalah hal yang mutlak yang harus mereka miliki dan dapatkan tanpa harus melihat proses dari hidup yang sebenarnya. Hal tersebut tentu saja harus bisa untuk di cegah oleh diri Anda sendiri agar terhindar dari sikap dan perilaku yang terlalu serakah akan kebahagiaan duniawi semata saja.

Sebagai bentuk dari pedoman diri agar terhindar dari setiap sikap dan juga perilaku yang tidak baik, ada baiknya jika Anda bisa untuk melakukan dan menerapkan beberapa hal yang akan membuat diri Anda menjadi manusia yang lebih baik lagi. Antara lain adalah sebagai berikut ini:

  • Selalu bersyukur dengan segala hal yang telah diberikan oleh Tuhan, hal yang baik atau buruk.
  • Jangan menjadi orang yang serakah akan segala macam kebahagiaan duniawi yang tidak kekal ini.
  • Kuatkan iman adalah cara yang paling penting untuk menjaga diri Anda dari perilaku yang tidak baik.

Hedonisme memang menjadi salah satu sikap dan juga perilaku yang harus bisa untuk di hindari oleh setiap orang agar terhindar dari hal yang tidak baik yang bisa berdampak kepada diri Anda sendiri nantinya di kemudian hari. Jadilah manusia yang baik-baik saja yang selalu bersyukur dengan semua karunia dan juga rezeki yang telah diberikan oleh Tuhan.

 

Tips Menghindari Hedonisme yang Harus Anda Ketahui

Hedonisme

Hedonisme merupakan sebuah gaya hidup yang aktivitasnya hanya mencari kesenangan dalam hidup contohnya seperti nongkrong, membeli barang branded dan mahal, jalan-jalan hingga ingin menjadi pusat perhatian. prinsip hidup ini hanya mencari kesenangan, dan kesenangan duniawi lah yang menjadi segalanya. Tidak penting apa yang ia lakukan berbahaya, asalkan benar-benar happy. Hedon ini biasanya dilakukan untuk menghilangkan hal yang menyakiti hati. Untuk mewujudkan hedon, Anda membutuhkan materi yang tidak sedikit. Orang yang berada dalam kategori ini, perhari dapat menghabiskan uang hingga jutaan. lantas, bagaimana cara untuk menghindari gaya hidup ini?
Pertama, Anda harus memiliki skala prioritas. Hedon berarti mempunyai gaya hidup konsumtif dan tidak memperhatikan apa yang ia peroleh dan jumlah uang yang dikeluarkan. Intinya yang penting hanya senang, berapa saja jumlah uang yang akan digunakan untuk bersenang-senang tersebut tidak menjadi masalah. jika Anda membuat skala prioritas, Anda bisa mengetahui apa yang diperlukan dan biaya yang akan dikeluarkan dengan memenuhi kebutuhan yang sudah dibuat. Lakukan dengan menurunkan kebutuhan dari kebutuhan terendah hingga kebutuhan yang paling tinggi.
Kedua, berhati-hati saat bergaul. Hal ini banyak dialami oleh anak muda yang terjebak manisnya gaya hidup hedonisme. Sebenarnya tidak ada larangan ingin bergaul dengan siapa pun, malah sangat bagus jika kita memiliki banyak teman, tetapi diantara semua teman, Anda harus memilah mereka terlebih dulu, memilah di sini bukan berarti memilih teman berdasarkan pada keadaan ekonomi yang dimilikinya, maksudnya, kita harus menjaga jarak dengan orang-orang yang memiliki gaya hidup hedon atau orang-orang yang memiliki tanda jika hidupnya terlalu hedon agar kantong tidak semakin bocor.
Ketiga, hidup dengan sederhana. Sederhana menjadi kunci dari kebahagiaan. Seperti yang telah di bahas di atas, memang tepat meskipun masuk dalam kategori orang kaya, namun Anda harus tetap hidup dengan gaya yang sederhana. Mengapa demikian? Kesederhanaan menjadi kunci dari kebahagiaan. Anda tidak perlu memarkan harta yang Anda miliki, apalagi jika kaum muda, karena ini bukan harta Anda, namun harta dari orang tua yang diperoleh dari hasil jerih payah mereka saat bekerja. Jadi, hindari hidup dengan berfoya-foya, Anda harus memulai hidup dengan gaya yang sederhana. Manfaat yang akan diperoleh adalah kebahagiaan.
Terakhir, menguatkan iman. Sebisa mungkin, jangan sampai Anda cepat terpengaruh dengan ajakan teman untuk pergi ke sini dan kesana yang memiliki tujuan menghabiskan uang. Anda yang memulai belajar untuk mengikis gaya hidup hedonisme ada baiknya meminta pertolongan dari Tuhan agar dapat berpegang pada prinsip. Inilah beberapa hal yang harus dilakukan untuk menghindari gaya hidup yang bersifat hedon. Sebenarnya, semua hal ini tergantung dari pribadi masing-masing, jika sudah menjadi sifat lahiriah, akan sulit dihapus.

Apakah Anda Termasuk Seorang Hedonisme? Kenali Dulu Ciri-cirinya!

Gaya hidup manusia mencangkup berbagai macam hal, tak hanya pola makan saja, melainkan juga cara mengatur keuangan hingga tingkah laku sehari-hari. Banyak orang yang sudah mengaku sehat secara fisik, namun tidak dengan mental mereka. Begitupun sebaliknya, mungkin sudah sering diantara Anda yang mendengar tentang hedonisme, salah satu gaya hidup yang banyak diaplikasikan oleh masyarakat modern sekarang ini, senang berfoya-foya tanpa mempertimbangkan masa depan, sehingga membuat hari esok juga tak jelas akan dibawa kemana.

Sifat hedon semacam ini pada dasarnya memang bawaan bagi manusia, namun ada yang bisa mengendalikannya, namun juga ada yang tak bisa mengendalikan diri, sehingga menjadi berlebihan. Tak ada yang melarang ketika seseorang memiliki uang, maka bisa sesuka hati menggunakannya untuk berbagai macam kebutuhan. Namun ada kalanya hal yang Anda lakukan tersebut sudah melebihi batas toleransi. Sehingga seseorang dikatakan hedonisme. Lalu bagaimanakah ciri dari orang-orang hedon tersebut? Berikut ini yang harus diketahui:

Baca Juga: HEDONISME MEMBUAT HAPPY ATAU MALAH RUGI?

  1. Ketika mendapatkan gaji, hal apa yang akan Anda lakukan, sebagian orang memilih untuk menyimpannya dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. ini adalah perilaku yang normal, namun ada beberapa orang yang justru langsung menghabiskan uang tersebut untuk kebutuhan yang tak penting, seperti diantaranya adalah makan-makan atau belanja ke mall. Mereka yang memiliki kebiasaan tersebut masuk dalam kategori hedon.
  2. Gaya hidup yang konsumtif, yaitu ketika pengeluaran jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pemasukan, tentunya banyak diantara Anda yang mengalami hal tersebut, dimana ketika jumlah kebutuhan penting maupun tak penting dijumlahkan nilainya bisa minus ketika dikurangkan dari pendapatan. Mulai ubah gaya hidup jika tak ingin terlilit hutang.
  3. Berani bertindak kriminal hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, ketika perilaku hedon sudah di luar batas, maka inilah yang terjadi, yaitu menghalalkan segala cara untuk bisa hidup bahagia, diantaranya adalah dengan mencuri atau korupsi. Mereka yang sudah masuk dalam kategori ini bisa terjerat hukum.
  4. Sikap individualisme yang sangat tinggi, terlalu mementingkan diri sendiri dibandingkan dengan orang lain, ketika Anda memiliki uang dalam jumlah banyak, namun enggan untuk menyisihkan sedikit saja guna sedekah, lebih memilih menggunakannya untuk kesenangan sendiri. Mereka termasuk orang-orang yang hedonis.
  5. Males untuk menghasilkan uang, memiliki tingkat produktivitas yang sangat rendah, namun senang dalam menghambur-hamburkan uang juga tergolong sebagai seorang hedonis.

Jadi mulai introspeksi diri sendiri apakah Anda termasuk golongan hedonisme atau tidak, karena pada dasarnya seseorang tak tau bahwa sifat hedonis tersebut sudah muncul dalam diri mereka. Jika perlu maka Anda juga bisa meminta tanggapan orang lain mengenai perilaku hidup yang Anda jalani tersebut agar lebih ‘sehat’ kedepannya.

 

Hedonisme Membuat Happy Atau Malah Rugi?

Di kota besar, hedonisme sepertinya bukan hanya menjadi sebuah pandangan, namun hal ini sudah menjadi gaya hidup. Kaum hedonis malah lebih memilih berbelanja barang-barang yang mahal hingga makan di restoran yang terkenal, bahkan melakukan berbagai macam kegiatan yang serba mewah. Gaya hidup yang hedonis ini dipandang sebagai wujud sebuah keberanian hingga kebebasan. Ini memang menjadi daya tarik tersendiri untuk remaja yang masih berada dalam tahap mencari jati diri agar diakui teman-temannya.

Kaum hedonis seringnya bergaul dengan kaum hedonis juga, karena mereka akan memperhitungkan keuntungan dan kerugian yang akan diterima bila berinteraksi dengan orang yang lainnya, inilah sebabnya mengapa hedonis bisa menciptakan sebuah kesenjangan sosial antara mereka yang miskin dan mereka yang kaya. Beginilah pemikiran yang dimiliki oleh kaum hedonis, mereka lebih apatis dengan lingkungan yang berada di sekitarnya contohnya seperti mereka lebih rela membeli pakaian di mall seharga Rp 500 ribu dibandingkan dengan menyumbangkan sedikit hartanya untuk korban bencana.

Biasanya, gaya hidup hedonisme lebih konsumtif, mereka beranggapan jika semakin banyak barang yang mereka beli, maka mereka akan menjadi semakin senang, lebih-lebih jika musim diskon tiba, mereka akan kalap dan berlomba-lomba membeli barang yang begitu banyak dan tidak menggunakan pertimbangan. Lebih-lebih kaum hedonis lebih senang ke diskotik setiap akhir pekan, sehingga bisa dibayangkan begitu banyak uang yang mereka hamburkan.

Baca Juga: TRIK AGAR ANAK TERHINDAR DARI HEDONISME

Agar bisa memenuhi gaya hidupnya, para hedonis ini membutuhkan uang dalam jumlah yang besar. Mereka akan menempuh berbagai macam cara agar dapat memperoleh banyak uang, bahkan cara yang tidak halal seperti prostitusi hingga kriminal. Semua kembali pada pribadi masing-masing orang, semua orang memiliki kebebasan untuk memilih gaya hidup, tetapi lebih baik gaya hidup ini dihindari karena akan merugikan diri Anda sendiri. Bisa jadi Anda akan terjebak dalam belenggu hutang yang begitu besar hingga hal-hal buruk yang lainnya.

Lantas, bagaimana cara agar kita tidak hidup dengan gaya hedonismeBerikut berbagai macam hal yang bisa Anda lakukan, antara lain:

  1. Kesederhanaan. Kesederhanaan sebenarnya bukan berarti tidak mampu namun bisa menjaga diri dari adanya keserakahan. Hidup sederhana tidak perlu hidup dengan mewah, hal yang paling penting ialah berkecukupan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan hidup, mungkin Anda pernah mendengar kata jika bahagia sebenarnya sederhana? Bagai memang sesederhana hal tersebut,
  2. Meningkatkan keimanan. Selalu bersyukur pada Tuhan ada seluruh karunia yang ia berikan pada Anda, akan memberi Anda hati yang tangguh sehingga tidak mudah memiliki rasa iri pada orang lain,
  3. Buat skala prioritas Anda. Agar Anda tidak menjadi seseorang yang memiliki pribadi konsumtif, lebih baik Anda membuat sebuah skala prioritas mengenai barang-barang yang Anda perlukan, mulai dari barang primer hingga barang tersier.

 

Trik Agar Anak Terhindar dari Hedonisme

Hedonisme merupakan suatu pandangan hidup yang menganggap suatu kesenangan dan kenikmatan materi merupakan tujuan yang paling utama dalam hidup. Tujuan para penganut ini hanyalah berfoya-foya, bersenang-senang dan lain sebagainya baik yang menyenangkan bagi orang lain maupun tidak. Penganut paham ini beranggapan bahwa mereka hanya hidup sekali, sehingga mereka membuat hidupnya sesuka hatinya yang hanya mengejar hawa nafsu dengan sebebas bebasnya.

Dalam hal tersebut bukanlah menjadi sikap yang terpuji karena pada golongan orang ini akan muncul mengenai gaya hidup yang telanjang. Mereka beranggapan bahwa sebelum mereka mati, maka menghabiskan waktu untuk bersenang-senang, berfoya-foya serta memuaskan hawa nafsu merupakan tujuan pang paling awal yang harus dilakukannya sebelum ajal menjemput. Pada golongan orang ini menonjolkan barang-barang mewahnya karena pada dasarnya mereka memiliki gengsi yang sangat tinggi.

Adapun beberapa contoh mengenai gaya hidup hedonisme yaitu

  1. Suka melakukan shopping di mall-mall untuk membeli barang-barang yang konsumtif.
  2. Suka mencoret-coret tembok demi menuntaskan kesenangan dan juga keisengannya.
  3. Kecanduan dalam bermain game, hingga melupakan waktu berharganya yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas yang ada pada dirinya.
  4. Bagi mereka penganut golongan ini, melakukan olahraga bukanlah untuk kesehatan jasmaninya, tetapi melainkan hanya untuk kesenangan pada jasmaninya.
  5. Membeli produk karena adanya iming-iming hadiah.
  6. Membeli suatu produk karena ingin menjaga penampilannya mengenai segi sosial serta gengsinya.
  7. Adanya rasa percaya diri dengan barang-barang mahalnya.

Adapun beberapa trik yang dapat dilakukan agar anak tidak terpengaruh oleh sikap buruk tersebut, yaitu sebagai berikut ini:

  1. Dekatkan lah anak pada Tuhan.
  2. Ajarkan anak dengan hidup yang sederhana.
  3. Melatih anak untuk bekerja keras agar anak dapat merasakan betapa susahnya mencari uang, dengan hal tersebut maka anak dapat menghargai uang sekecil apa pun nominalnya.
  4. Biasakan untuk tidak hidup dalam keborosan.
  5. Janganlah menuruti segala sesuatu yang diinginkan oleh anak.
  6. Ajarkan sikap bersyukur pada anak.
  7. Ajarkan pada anak untuk berhati-hati dalam memilih teman.
  8. Beritahukan kepada anak bahwa harta dan benda yang dimilikinya bukanlah segalanya.
  9. Ajarkan pada anak untuk tidak memiliki sikap iri.
  10. Berikan contoh yang teladan pada anak.

Hidup pada lingkungan yang berbagai macam karakter bagi penghuninya, maka peran orang tua sangatlah dibutuhkan dalam mendidik anaknya agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif yang dapat membuat masa depannya suram. Lakukan yang terbaik dalam mengajarkan segala sesuatu pada anak agar anak dapat terhindarkan dari sikap hedonisme. Ajarkan pada anak-anak bahwa hidup di dunia tidak hanya menunggu kematian dan untuk bersenang-senang serta berfoya-foya sesuka hatinya.

Mencegah Paham Hedonisme yang Negatif

Anggapan bahwa manusia hidup di bumi ini adalah sepenuhnya untuk mencari kesenangan dan kenikmatan materi saat ini banyak digunakan oleh masyarakat modern di kota besar. Paham pemikiran ini telah ada sejak jaman dahulu yang dikenal dengan nama paham HedonismeHedon yang berarti kesenangan mengajak penganutnya untuk mencari kesenangan selagi masih hidup di dunia tanpa mengenal adanya konsekuensi yang bakal diminta setelah ia meninggal. Paham inilah yang membahayakan apabila tidak diketahui secara jelas bagaimana cara-cara menanggulanginya.

Paham untuk mengejar hedon atau kesenangan telah ada sejak jaman Yunani kuno. Namun filsuf di saat itu tidak hanya mengajarkan tentang kesenangan materi namun juga rohani dan spiritual. Kesenangan dalam menolong orang, kesenangan dalam berhubungan dengan Tuhan juga diajarkan sebagai bagian dari paham tersebut. Namun di jaman modern sekarang ini, kesenangan hanya diukur dari banyaknya materi dan kesenangan fisik tanpa melibatkan kesenangan dan kepuasan rohani atau spiritual. Kenyamanan akan mencari kesenangan dijadikan alasan seseorang mengikuti paham ini dan melupakan kepentingan orang lain bahkan kepentingan beragama.

Agar paham hedonisme ini tidak mengakibatkan hal-hal yang negatif di keluarga atau teman dan kerabat Anda, maka ada beberapa point yang bisa diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Point-point tersebut antara lain:

  • Menerapkan hidup sederhana.

Kebahagiaan adalah hidup yang berkecukupan dengan keluarga yang sehat dan lengkap, pemahaman tersebut bisa mencegah masyarakat untuk menginginkan hal yang terlalu tinggi.

  • Mendekatkan diri pada Tuhan.

Agama dan kepercayaan adalah tiang utama untuk mencegah efek negatif dari paham ini. jika orang beragama maka akan percaya adanya pertanggungjawaban yang diminta oleh Tuhan atas perbuatan kita.

Kedua hal tersebut di atas bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah masuknya pengaruh paham tersebut. Namun berhati-hatilah juga pada lingkungan Anda atau lingkungan anak Anda bergaul. Pengaruh lingkungan apalagi teman dekat bisa sangat kuat terhadap karakter seseorang. Pilihlah teman yang memiliki pengaruh positif dan segeralah menjauhkan diri apabila Anda bertemu dengan orang yang mengikuti paham tersebut sebelum Anda terjerumus di dalamnya dan mengakibatkan efek negatif terhadap hubungan sosial Anda.

Paham Hedonisme jika dilakukan tanpa ada rasa tanggung jawab akan sangat bertentangan dengan kepentingan masyarakat dan kepercayaan agama sehingga perlu diperhatikan dan dicegah tumbuh kembangnya ke arah yang negatif. Selalu memberikan batasan-batasan moral dan spiritual pada setiap aktifitas atau kegiatan kita dan anggota keluarga bisa menjadi cara yang bijak dalam mencegah pengaruh paham tersebut. Banyak juga sifat negatif lain yang sangat menempel pada aktifitas dalam memburu kesenangan seperti pemborosan, kriminilitas, hingga pergaulan bebas yang bisa berujung pada pelanggaran hak orang lain dan gangguan kesehatan yang serius.